Viral: Bocah Indigo Rival Altaf Bantu Proses Pencarian Korban Longsor Cilacap dengan “Indra Keenam”
Viral: Bocah Indigo
Rival Altaf Bantu Proses Pencarian Korban Longsor Cilacap dengan “Indra Keenam”
GRESIKNEWS.ID –
Sebuah cerita unik sekaligus viral muncul dari lokasi bencana longsor di Desa
Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Seorang remaja
bernama Rival Altaf (16) menjadi
perhatian publik setelah disebut membantu relawan menemukan titik-titik
keberadaan korban tertimbun material longsor.
Video kehadiran Rival pertama kali diunggah akun TikTok @mustanginmulyana, memperlihatkan
remaja tersebut berada di tengah proses evakuasi. Rival disebut-sebut memiliki
kemampuan “indigo” seperti melihat aura, intuisi kuat, hingga merasakan
keberadaan seseorang.
Mengaku Sudah
‘Merasa’ Lokasi Korban Sejak Hari Pertama
Rival ditemui relawan di Dusun Cibuyut, salah satu wilayah paling terdampak. Ia mengaku
sejak hari pertama pencarian sudah mengetahui titik keberadaan beberapa korban.
“Kemarin dapat yang pertama di bawah dekat bambu. Saya
bilang ke Basarnas, di sini saja. Ada ibu hamil sama dua anaknya,” ujar Rival
kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (18/11/2025).
Meski tidak ikut menggali, Rival menyebut dirinya hanya
“melihat” titik-titik tertentu lalu menyampaikan kepada petugas.
Isu Spiritual:
Sedekah Bumi hingga Kesurupan Relawan
Di tengah obrolan warga, beredar pula isu bahwa bencana ini
berhubungan dengan tradisi sedekah bumi
yang disebut tidak berjalan sebagaimana mestinya tahun ini. Rival tidak
membantah isu tersebut dan menyebut warga memang ramai memperbincangkannya.
Ia juga menyinggung insiden kesurupan yang dialami petugas SAR beberapa hari sebelumnya.
“Memang dikasih tahu, biar tahu,” kata Rival tanpa
menjelaskan lebih jauh.
Selain itu, ia mengingatkan agar pemukiman di kawasan
Cibuyut tidak diperluas terlalu padat mengingat kondisi kontur tanah yang
rawan.
Optimistis Semua
Korban Akan Ditemukan
Rival berulang kali menyampaikan keyakinannya bahwa seluruh
korban pasti ditemukan.
“Korban bakalan ketemu kok semua. Hari ini ketemu semua,”
ujarnya optimistis.
Ia juga memperkirakan sejak awal jumlah korban yang
tertimbun berjumlah tujuh orang.
Perkembangan Terbaru
Pencarian Korban
Pada Rabu
(19/11/2025), tim SAR gabungan kembali menemukan dua jenazah:
- Nina Puspita (43) – ditemukan
pukul 11.03 WIB
- Januar Kian Abdulah (15) –
ditemukan pukul 12.22 WIB
Dengan temuan ini, pencarian tinggal menyisakan tiga korban lainnya:
- Fani
(Dusun Tarukahan)
- Fatin
(Dusun Tarukahan)
- Aca
(Dusun Cibuyut)
Kepala Pelaksana BPBD Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan, menjelaskan bahwa pencarian hari
ketujuh mengerahkan 823 personel
gabungan dengan dukungan alat berat dan anjing
pelacak K9.
Total pengungsi saat ini mencapai 1.069 orang yang tersebar di beberapa titik pengungsian seperti
Balai Desa Cibeunying, MTs SS Cibeunying, Masjid Wanasari, hingga rumah warga
di luar zona merah.
Pemkab Siapkan Lahan
Relokasi 3,9 Hektare
Bupati Cilacap Syamsul
Aulia Rachman memastikan pemerintah sudah menyiapkan lahan relokasi seluas 3,9 hektare di Desa Jenang, sekitar dua
kilometer dari lokasi bencana.
Lahan tersebut direncanakan dapat menampung hingga 300 rumah, sesuai dengan jumlah
warga terdampak yang telah terdata sebanyak 296 KK.
“Saat ini penyusunan SK dan pengusulan pembangunan hunian
sedang dipersiapkan,” jelas Bupati.
Aspek Spiritual Tetap
Mengemuka
Kasus Rival Altaf kembali menunjukkan bahwa dalam masyarakat
pedesaan, faktor spiritual kerap menjadi cara warga memaknai bencana. Meski
demikian, petugas tetap mengedepankan prosedur
SAR standar, termasuk pemetaan risiko tanah, dukungan alat berat, dan
anjing pelacak.
Cerita Rival menjadi bagian dari dinamika sosial di tengah
upaya para relawan dan aparat untuk menuntaskan pencarian korban longsor di
Majenang.
