Tim Gabungan dan Polisi Bergerak Cepat, Kebakaran Gudang PT Wings Surya Driyorejo Berhasil Dipadamkan Dalam Waktu Empat Jam
Foto Dok. Humas Polres : Kegiatan gotong royong memadamkan api di gudang PT Wings Surya di Desa Tenaru, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jumat, 4 September 2026.
GRESIKNEWS.ID -
Respons cepat Polisi bersama tim pemadam kebakaran gabungan berhasil
mengendalikan kebakaran yang melanda gudang penyimpanan bahan baku PT Wings
Surya di Desa Tenaru, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jumat, 4 September
2026. Berkat kesigapan tim gabungan, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar
pukul 20.00 WIB atau 4 jam setelah kebakaran diketahui.
Peristiwa
tersebut diketahui sekitar pukul 16.00 WIB. Seorang karyawan perusahaan, Ahmad
Alfaizar Khafido (23), melihat kepulan asap tebal dari arah gudang palet yang
berjarak sekitar 500 meter. Alfaizar kemudian bergegas menuju lokasi untuk
memastikan sumber asap tersebut.
Sesampainya di
area gudang, Alfaizar bertemu dengan Karyo Wiyono (36), sopir yang sedang bongkar
muat di Gudang Kristal. Setelah mendapat informasi mengenai kepulan asap, Karyo
segera mengeluarkan kendaraan di dalam gudang untuk menghindari dampak
kebakaran.
Gudang
berukuran sekitar 29 x 30 meter tersebut diketahui digunakan sebagai tempat
penyimpanan bahan baku deterjen dengan jumlah material mencapai sekitar 2.000
ton, di antaranya soda absen, sodium karbonat, SLS dan culet.
Informasi
kebakaran kemudian diteruskan kepada Koordinator Security PT Wings Surya, Yoyok
Windarko, dan segera menghubungi Polsek Driyorejo dan Dinas pemadam kebakaran.
Jajaran Polsek
Driyorejo bersama Kapolsek Driyorejo Kompol Gatot Setyo Budi, langsung ke lokasi.
Perwira Pengendali (Padal) Ipda Aang Sutikno, tim Reskrim, serta Tim
Identifikasi Polres Gresik segera melakukan pengamanan di sekitar tempat
kejadian perkara (TKP).
Petugas juga
membantu proses evakuasi, meminta keterangan sejumlah saksi, serta memasang
garis polisi untuk menjaga keamanan dan mengantisipasi hal-hal yang tidak
diinginkan.
“Kami langsung
turun ke lapangan untuk mengamankan area, membantu proses evakuasi, serta
memastikan jalur bagi armada pemadam kebakaran tetap terbuka,” kata Kompol
Gatot.
Penanganan
kebakaran dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan unsur Pemerintah dan
sejumlah perusahaan di sekitar kawasan industri.
Belasan unit
mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api.
Armada
tersebut diantaranya terdiri dari 3 unit Damkar Pemkab Gresik Pos
Krikilan-Driyorejo, 2 unit Pos Menganti, 2 unit PT Garuda Food, 1 unit PT
Dayasa, 1 unit PT Agrindo, 1 unit PT KAS Gresik, serta 1 unit bantuan dari
Pemkot Surabaya.
Petugas
berjibaku melakukan pemadaman hingga dilanjutkan dengan proses pembasahan untuk
memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Upaya tim
gabungan akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 20.00 WIB, api berhasil
dipadamkan dan situasi di lokasi dinyatakan terkendali.
Kapolres
Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengapresiasi gerak cepat dan sinergi seluruh
unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut. Respons cepat petugas
menjadi bagian penting dalam mencegah api meluas dan meminimalkan dampak
terhadap lingkungan sekitar.
Kapolres juga
mengimbau pengelola kawasan industri dan masyarakat agar terus meningkatkan
kewaspadaan serta menerapkan standar keselamatan kerja secara disiplin.
“Keselamatan
harus menjadi prioritas. Pencegahan dan kesiapsiagaan perlu terus ditingkatkan
agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” kata AKBP Ramadhan.
Dalam insiden
tersebut tidak terdapat korban jiwa. Sementara itu, nilai kerugian materiil
akibat kebakaran masih dalam proses penghitungan oleh pihak terkait.
“Masyarakat
yang mengetahui adanya kedaruratan membutuhkan pertolongan juga dapat segera
melaporkannya melalui Hotline 110 atau Hotline Lapor Cak Rama Kapolres Gresik
di nomor 0811-8800-2006,” katanya. (youn).
.jpeg)