Rayakan HUT Kemerdekaan RI ke 81, Warga Desa Manyarsidomukti Jual Jajanan Jadul
Kegiatan Festival Jajanan Jaman Dulu di jalan utama desa, Senin, 31 Agustus 2026.
GRESIKNEWS.ID
- Rangkaian kegiatan peringatan Hari
Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81, Pemerintah Desa Manyar
Sidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur menggelar Festival
Jajanan Jaman Dulu (Jadul).
Panitia
sengaja menghadirkan jajanan jaman dahulu melalui Festival Jajanan Jadul
bersamaan dengan penutupan rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke
81 di jalan utama desa, Senin, 31 Agustus 2026.
Ketua panitia
acara Rizal mengatakan, rangkaian acara
dimulai 10 Agustus 2026 dengan berbagai lomba yang diikuti anak-anak, remaja
hingga angota PKK. Kemudian, disusul jalan sehat pada 23 Agustus dan ditutup
dengan panggung utama serta jajanan jadul.
"Kenapa
kita angkat tema jajanan jadul, agar kita semua bisa mengenang masa kecil. Dan
untuk generasi sekarang, bisa tahu jenis jajanan jadul," kata Rizal.
Festival
jajanan jadul diisi 9 lapak dari 9 Rukun Tetangga (RT). Setiap lapak didirikan
terbuat dari anyaman bambu dan makanan tidak boleh sama dengan yang lain.
Rinciannya, RT
01 menjual Wedang Ronde dan Awok-awok, RT 02: Getuk Lindri, Madumongso, RT 03 menjual
Jongkong, Gempol, RT 04 menjual Horok-horok, Pudak, RT 05 menjual Bakso Pentol
Udang, Putri Mayang, RT 06 menjual Kue Dongkal, Blendung mix Ice Cream, RT 07 menjual
Klepon, Es Puter, RT 08: Bikang, Kue Rangin, RT 09 menjual Es Siwalan, Jajan
Gembos.
Kepala Desa
Manyar Sidomukti, Ach Chasin, SAB mengatakan dalam acara malam puncak itu,
Pemdes Manyar Sidomukti juga menyerahkan bantuan berupa genset untuk setiap RT.
Selain itu, Pemdes
juga menyerahkan beasiswa untuk.23 siswa berprestasi. Mereka terdiri dari 16
siswa tingkat SD/MI, 4 anak tingkat SMP dan 3 siswa tingkat SMA.
"Program
beasiswa ini sudah kita lakukan sejak tahun 2020. Syarat penerima beasiswa,
selain harus ranking 1 atau 2 juga warga dan berdomisili di desa," kata Chasin.
Kades Chasin
juga berterimakasih kepada karang taruna, PKK dan pemdes yang bersedia bekerja
keras untuk menggelar acara ini. "Saya berterimakasih kepada karang
taruna, PKK dan Pemdes yang selalu berhasil membuat acara dan hasilnya tidak
mengecewakan," ujarnya
Sementara
Camat Manyar, Hendriawan Susilo, mengatakan,
senang acara tahunan di Desa Manyar Sidomukti menjadi ajang pemberdayaan
masyarakat. Yaitu pemberian bea siswa dari Desa untuk warga dan perekonomian warga ditingkatkan dengan
membuka lapak khusus jajanan jadul.
"Saya
bangga, Desa Manyar Sidomukti telah menjaga sekaligus menjaga kuliner warisan
leluhur. Sebab sekarang ini, generasi muda kita lebih mengenal makanan junk
food dibanding jajan pasar," kata Camat Susilo.
Festival
kuliner jadul, juga mensrik minat warga di luar Desa setempat. Salah satunya
Eliya, Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas rela hadir demi mendapat kuliner jadul
idolanya, yaitu kue rangin dan es puter.
"Rasanya sekarang sulit mendapat kue rangin dan es puter, makanya begitu dapat info Manyasidomukti ada festival kuliner jadul saya langsung ke sini. Dan ternyata benar, 9 lapak yang ada semuanya menjajakan makanan jaman dulu," kata Eliya. (youn).
