Musrenbangdes Kedamean, Kades Mufid Serukan Dukungan Warga Untuk Pembangunan Desa
Foto dok. Desa : Kegiatan Musrenbangdes di Pendopo Balai Desa Kedamean, Jumat, 11 September 2026.
GRESIKNEWS.ID - Pemerintah Desa (Pemdes) Kedamean, Kecamatan
Kedamean, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah
Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Pendopo Balai Desa Kedamean,
Jumat, 11 September 2026.
Rapat Musrenbangdes dipimpin langsung oleh
Kepala Desa (Kades) Kedamean Abdul Mufid. Agenda rapat fokus pada penetapan
Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027 serta penyusunan Daftar
Usulan RKPDes (DU-RKPDes) Tahun 2028.
Kegiatan rapat dihadiri Camat Kedamean
Irwanto, S.T., beserta jajaran Kasi Pemerintahan, Kepala Desa Kedamean Abdul
Mufid, S.A.P., seluruh perangkat desa, BPD, LPMD, TP PKK, Babinsa,
Bhabinkamtibmas, pendamping Desa, pengurus RT/RW, Karang Taruna, hingga tokoh
agama dan tokoh masyarakat.
Kades Kedamean Abdul Mufid, mengajak
seluruh lapisan masyarakat untuk merapatkan barisan dan menyukseskan berbagai
program pembangunan, baik yang diprakarsai oleh pemerintah desa, daerah, maupun
pusat.
Selain itu, Mufid juga menyampaikan keterbatasan
anggaran masih menjadi tantangan utama. Oleh karena itu, sinergi dan
kebersamaan warga menjadi kunci penting dalam menjawab tantangan tersebut.
“Kami memohon dukungan dari seluruh
elemen masyarakat. Apapun kegiatannya baik di bidang sosial, pendidikan, maupun
infrastruktur, mari kita sukseskan bersama. Meskipun alokasi anggaran tahun ini
relatif minim, keterbatasan itu bisa kita atasi dengan keterlibatan aktif
warga,” kata Abdul Mufid, Minggu, 13 September 2026.
Abdul Mufid juga menegaskan, kemajuan Desa
tidak bisa hanya menggantungkan diri pada langkah pemerintah Desa semata.
“Dengan kerja sama dan semangat saling
bantu, saya yakin kita mampu melaksanakannya. Dukungan di setiap lingkungan RT
dan RW sangat kami butuhkan demi membawa Desa Kedamean ke arah yang lebih
baik,” tambahnya.
Abdul Mufid juga berharap, seluruh
aspirasi yang terhimpun dalam forum Musrenbangdes dapat terealisasi secara
bertahap, disesuaikan dengan skala prioritas dan kekuatan anggaran.
Dengan Musrenbangdes, Pemdes Kedamean
optimistis perencanaan pembangunan tahun 2027 dan DU-RKPDes 2028 dapat tepat
sasaran, sekaligus memperkuat fondasi kolaborasi antara pemerintah, lembaga
desa, dan warga.
“Semoga usulan warga dapat terwujud.
Kuncinya ada pada kebersamaan dan prinsip guyub rukun,” katanya.
Sementara, Camat Kedamean Irwanto, menjelaskan
Musrenbangdes merupakan bagian mutlak dari tahapan perencanaan pembangunan desa
yang wajib dijalankan sesuai regulasi.
Menurut Irwanto, pembahasan RKPDes pada
bulan September sudah memasuki fase penetapan. Forum ini menjadi wadah penting
untuk menyaring aspirasi warga sebelum disepakati bersama.
“Pemerintah Desa tentu menampung seluruh
aspirasi yang masuk. Namun, tidak semua usulan bisa direalisasikan secara
bersamaan. Di sinilah pentingnya menetapkan skala prioritas yang disesuaikan
dengan pagu indikatif maupun definitif yang ada,” kata Irwanto.
Ia berpesan agar Pemdes Kedamean bersama
BPD dan masyarakat bersikap bijak dalam memilah program kerja yang paling
mendesak.
“Utamakan program yang memberikan dampak
paling luas dan benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat banyak,” katanya.
(youn).
