Perhatikan Perekonomian Masyarakat, Komisi II DPRD Gresik Berharap Ada Perbaikan Pasar Tradisional

 

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Gresik, Muhammad Kurdi (Gus Kurdi), menggelar rapat bersama OPD, Kamis, 13 Agustus 2026.




GRESIKNEWS.ID - Komisi II DPRD Kabupaten Gresik memperhatikan kondisi sarana dan prasarana beberapa pasar tradisional di Kabupaten Gresik. Diharapkan, dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan pendapatan Pemerintah Daerah.


Hal itu disampaikan saat rapat bersama pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Bahwa Komisi II, DPRD Kabupaten Gresik mengharapkan agar program perbaikan pasar tradisional dipercepat, sebab kondisinya yang perlu perbaikan dan perawatan.


Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Gresik, Muhammad Kurdi (Gus Kurdi), mengatakan, ada 7 pasar tradisional yang dikelola Pemkab Gresik yang perlu perhatian perbaikan, yaitu Pasar Sidayu, Pasar Dukun, Pasar Gresik Kota, Pasar Baru Gresik, Pasar Sidomoro, Pasar Giri dan Pasar Petiken Driyorejo.


"Untuk Pasar Sidayu sudah dilakukan revitalisasi. Sehingga alokasi anggaran kali ini akan difokuskan untuk pembenahan enam pasar lainnya," kata Gus Kurdi, Kamis, 13 Agustus 2026.


Gus Kurdi menjelaskan, total anggaran perbaikan dan peremajaan pasar yang disiapkan mencapai sekitar Rp 1,1 Miliar. Dari jumlah tersebut, Pasar Dukun mendapat porsi alokasi sekitar Rp 600 Juta, sementara sisanya dibagi untuk lima pasar lain.


"Pasar Dukun kerap terdampak banjir saat musim hujan tiba, sehingga membutuhkan penanganan teknis yang lebih serius dan harus menjadi prioritas utama. Karena itu, alokasinya dipersiapkan sekitar Rp 600 Juta. Sisa anggaran akan dialokasikan untuk pemeliharaan fisik di Pasar Gresik Kota, Pasar Baru, Pasar Sidomoro, Pasar Giri, serta Pasar Petiken Driyorejo," imbuhnya.


Penetapan skala prioritas perbaikan ini merujuk pada hasil inspeksi mendadak (sidak) Komisi II DPRD Gresik ke beberapa pasar tradisional. "Dari hasil tinjauan lapangan, ditemukan banyak atap bangunan pasar yang bocor, plafon jebol, serta fasilitas umum yang kurang terawat, salah satunya di Pasar kota Gresik," katanya. 


Menurut Gus Kurdi, pasar tradisional merupakan salah satu etalase dari Kabupaten Gresik di mata publik, sehingga harus diperbaiki dan dirawat. Selain itu, dengan sarana prasarana yang layak, masyarakat akan senang berkunjung ke pasar tradisional, sehingga pendapatan pedagang meningkat dan pendapatan Daerah juga meningkat.


"Pasar di wilayah kota ini kan wajah Kabupaten Gresik. Harusnya mendapat perhatian ekstra, jangan sampai dibiarkan rusak. Pembenahan ini penting, bukan hanya untuk fisik bangunan, tetapi juga demi kenyamanan para pedagang dan masyarakat yang bertransaksi setiap hari. Sehingga, pedagang bisa menambah pendapatannya," katanya.


Oleh karena itu, Gus Kurdi berharap, alokasi anggaran yang terbatas dapat terealisasi tepat sasaran, untuk menangani kerusakan-kerusakan paling mendesak.


"Anggarannya terbatas, sehingga harus dibagi. Namun, yang paling penting, lokasi yang kondisinya sudah rusak berat dan butuh penanganan darurat harus didahulukan, agar dampaknya langsung dirasakan masyarakat," pungkasnya. (Adv). 

Next Post Previous Post
Advertorial
Mulai Trading & Investasi Bersama Headway
Daftar gratis · Akun demo tersedia · Regulated broker
Daftar Sekarang
AI Trading Platform
JDA.my.id — Solusi Trading Nyaman dengan AI
Analisis cerdas · Sinyal otomatis · Hanya untuk trader serius
Cek Portofolio