Inovasi Pembelajaran Matematika, Tim KKN UMG Hadirkan Papan Interaktif Pecahan dan Desimal ‘Pensil’ Di SDN Dawarblandong, Mojokerto
![]() |
Kegiatan Mahasiswa KKN Kelompok 11 UMG dari Program Studi Pendidikan Matematika dalam pembelajaran interaktif bagi siswa kelas VI SDN Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Senin, 31 Agustus 2026.
|
GRESIKNEWS.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 11
Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) dari Program Studi Pendidikan Matematika
sukses menggelar kegiatan pembelajaran interaktif bagi siswa kelas VI SDN
Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Senin, 31 Agustus 2026.
Program inovatif ini digagas oleh tiga mahasiswa UMG, Ika Nur Fadilah,
Anisah Nabilatul Chalabi, dan Alawin Awiddah Murdaningrum sebagai solusi atas
kendala yang kerap dihadapi siswa Sekolah Dasar dalam memahami materi pecahan
dan desimal.
"Banyak siswa kelas VI SD yang masih kesulitan memvisualisasikan
konsep abstrak pecahan, melakukan konversi ke desimal maupun persen, hingga
menyamakan penyebut saat operasi hitung. Oleh karena itu, kami merancang media
pembelajaran yang konkret dan menyenangkan," ujar Ika Nur Fadilah,
perwakilan tim KKN 11 UMG.
Melalui media PENSIL (Pecahan & Desimal), para siswa diajak untuk
mengeksplorasi konsep matematika secara langsung. Papan interaktif ini
dilengkapi dengan beberapa instrumen manipulatif, seperti Roda Pecahan, Menara
Pecahan, dan Puzzle Flanel.
Anisah Nabilatul Chalabi menjelaskan bahwa pemilihan instrumen media
PENSIL disesuaikan dengan karakteristik belajar anak Sekolah Dasar.
"Dengan adanya Roda Pecahan, Menara Pecahan, dan Puzzle Flanel, siswa
tidak hanya mendengarkan teori, tetapi bisa memegang, memutar, dan menyusun
sendiri pecahan tersebut. Hal ini sangat membantu mereka memahami pecahan
senilai dan operasi hitung secara intuitif," jelas Anisah.
Pembelajaran berbasis praktik langsung tersebut disambut antusias oleh
para siswa kelas VI yang aktif mencoba setiap instrumen PENSIL. Antusiasme dan
rasa senang juga dirasakan langsung oleh para siswa selama kegiatan
berlangsung.
"Setelah belajar dengan media pembelajaran tadi, saya jadi lebih
paham mengenai materi pecahan dan desimal," ujar Frisca, salah satu siswa
kelas 6 SDN Dawarblandong.
Selain digunakan dalam proses pembelajaran di kelas, papan PENSIL juga
diserahterimakan secara resmi kepada pihak SDN Dawarblandong.
"Kami merancang media PENSIL ini dari bahan yang tahan lama agar tidak hanya berdampak pada hari ini saja, tetapi juga bisa dipajang sebagai media edukatif dan kenang-kenangan yang berkelanjutan untuk sarana belajar mandiri siswa di SDN Dawarblandong," tambah Alawin Awiddah Murdaningrum. (youn).
