Anggota DPR RI Komisi VII Dapil X Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Komitmen Diplomasi Parlemen BKSAP DPR RI untuk Perlindungan WNI
![]() |
| Anggota DPR RI Komisi VII
Dapil X Jawa Timur
(Gresik-Lamongan) Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, S.I.Kom., M.IP, saat menyapa anak-anak PMI di Pendopo Bupati Gresik, Jumat, 10 Juli 2026. |
GRESIKNEWS.ID - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, S.I.Kom., M.IP, menghadiri penyambutan kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) beserta keluarga di Pendopo Kabupaten Gresik, Jumat, 10 Juli 2026.
Kehadiran Nila Yani merupakan bagian dari Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI ini, menegaskan komitmen kuat legislatif dalam memastikan perlindungan, pemenuhan hak dan integrasi sosial yang layak bagi para Warga Negara Indonesia (WNI) yang kembali dari luar negeri.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi VII DPR RI sekaligus anggota BKSAP ini mengatakan, pemantauan pemulangan anak PMI asal Kabupaten Gresik khususnya yang berasal dari beberapa kecamatan seperti Kecamatan Panceng, Bungah dan Ujung Pangkah bukan sekadar prosesi seremonial, melainkan bentuk nyata dari kehadiran negara.
Sebagai anggota BKSAP, Nila Yani menilai pentingnya sinergi antara diplomasi internasional yang dijalankan parlemen dengan perlindungan riil di tingkat masyarakat.
"Melalui BKSAP DPR RI, kami terus mendorong penguatan kerja sama bilateral maupun multilateral dengan negara-negara penempatan guna memastikan perlindungan hukum dan kesejahteraan pekerja migran kita sejak sebelum keberangkatan hingga kepulangan mereka ke tanah air. Kita menyaksikan langsung buah dari koordinasi lintas sektoral tersebut," kata Nila Yani.
Lebih lanjut, legislator muda dari Komisi VII DPR RI ini mengapresiasi kerja sama taktis Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik beserta seluruh jajaran penegak hukum dan ketenagakerjaan yang tanggap dalam mengawal kepulangan para migran.
Terdapat rombongan keluarga dari Desa Sukorejo, Kecamatan Bungah, yang meliputi Lailatul Afiyah, 8 tahun dan Zubaidi Faris, 9 tahun didampingi ibu Salmah, serta Nurul Sa'adah (19 tahun) dan Rizka Fajriyah (17 tahun) didampingi oleh Ibu Nanik Wahyuni. Dokumen tersebut juga mencatat kepulangan Aditya Yudha Alviansyah (17 tahun), anak dari Ibu Siti Mufarihah yang berasal dari Desa Sekapuk, Kecamatan Ujung Pangkah.
Berdasarkan data manifest kepulangan per Juni 2026, tercatat pemulangan sejumlah warga beserta anak-anak mereka yang kini dapat berkumpul kembali bersama keluarga dengan aman.
Nila Yani juga menekankan, pentingnya program pemberdayaan pasca kepulangan bagi para mantan pekerja migran dan keluarganya, agar mereka mampu membangun kemandirian ekonomi di daerah asal.
"Tugas kita tidak selesai saat mereka menginjakkan kaki di Pendopo ini. DPR RI bersama pemerintah akan terus memastikan adanya program pendampingan, pemantauan aspek pendidikan bagi anak-anak migran, serta fasilitasi wirausaha lokal agar para pahlawan devisa ini dapat berdaya seutuhnya di kampung halaman sendiri," pungkasnya. (youn)
