Pemdes Pengalangan - Gresik, Tingkatkan Aset Desa Menjadi Wisata Edukasi Petik Buah dan Kembangkan Pasar
![]() |
| Foto istimewa : Kegiatan di area TKD Pengalangan bersama Dinas PMD Jawa Timur dan Dinas PMD Kabupaten Gresik pada tahun 2025. |
GRESIKNEWS.ID - Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) Pengalangan Sejahtera, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur sukses mengelola Tanah Kas Desa (TKD) mejadi lahan Wisata Edukasi Petik Buah dan pasar Desa. Hasilnya, masyarakat bisa meningkatkan perekonomian, tercipta hidup sehat dan pendidikan berkebun bagi anak-anak.
Lahan TKD yang hampir 3 hektar lebih tersebut telah ditanam berbagai buah-buahan. Seperti buah Blimbing Madu, jambu Kristal, kelengkeng dan mangga.
Dari bibit unggul yang ditanam beberapa tahun, sekarang telah tumbuh dan berkembang. Sehingga, telah menghasilkan buah-buahan yang segar dan bisa dinikmati oleh masyarakat dan pengunjung yang berwisata. Dengan harga yang terjangkau, sehingga masyarakat bisa menikmati segarnya buah dari kebun dan bisa meningkatkan pola makan bergizi serta sehat.
Kepala Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti, Ahyar Abdul Mutholib mengatakan, selama beberapa tahun kemarin, lahan TKD dikelola oleh Kepala Desa. Namun, saat ini dikelola oleh Bumdes Pengalangan Sejahtera dengan dikembangkan menjadi wisata edukasi petik buah dan pasar Desa.
Dengan musyawarah bersama perangkat dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) akhirnya TKD dirubah konsepnya tidak lagi menjadi persawahan, tetapi menjadi perkebunan buah-buahan dan Pasar tradisional.
"Alhamdulillah, Pasar tradisional Pengalangan 90 persen pedagangnya adalah warga Desa Pengalangan sendiri. Dan di kebun Wisata Edukasi Petik Buah juga mempekerjakan 5 orang warga. Sehingga, bisa menjadi peluang bekerja," kata Ahyar, saat di kebun Wisata Edukasi Petik Buah, Minggu (8/3/2026).
Oleh karena itu, Kades Ahyar berharap agar masyarakat ikut menjaga dan merawat aset Desa yang telah dibangun dan dikembangkan untuk kemajuan Desa. Sebab, selama ini hasilnya telah bisa digunakan untuk santunan anak yatim piatu.
"Kami harapkan aset Desa yang telah dibangun, masyarakat ikut menjaganya, sehingga bisa untuk kemajuan Desa," katanya.
Dari upaya pengembangan TKD, Pemdes Pengalangan mendapat penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2025 oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Timur menjadi icon Desa Berdaya.
"Kami sangat berterima kasih kepada Dinas PMD Jawa Timur dan seluruh masyarakat serta perangkat Desa yang telah memberikan kepercayaan untuk menjadi icon Desa Berdaya," kata Kades Ahyar. (Youn).
