WNA Asal Korea Selatan Cho Youngho Jadi Mualaf di Kantor MUI Gresik
![]() |
Kegiatan pembacaan ikrar dua kalimat syahadat di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, Sabtu (21/2/2026).
GRESIKNEWS.ID - Seorang warga negara asing (WNA) di Kabupaten Gresik, Cho Youngho, pria berusia 36 tahun asal Korea Selatan, resmi memeluk agama Islam setelah ikrar dua kalimat syahadat di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, Sabtu (21/2/2026).
Momentum tersebut menjadi semakin istimewa karena ikrar syahadat dilaksanakan pada bulan Ramadhan, bulan yang penuh rahmat dan ampunan, bertepatan dengan 4 Ramadhan 1447 Hijriah.
Dengan penuh keyakinan dan ketulusan, Cho Youngho mengucapkan dua kalimat syahadat di hadapan para ulama.
Ikrar mualaf dipandu langsung oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH Ainur Rofiq Thoyyib. Dalam nasihatnya, beliau menyampaikan bahwa syahadat yang telah diucapkan menandai sahnya Cho Youngho sebagai seorang muslim.
“Saudara telah dianggap sebagai muslim yang sah karena telah mengucapkan dua kalimat syahadat, yang berarti saudara termasuk hamba yang dicintai Allah,” ujar Kiai Rofiq.
Beliau juga menyampaikan bahwa iman merupakan anugerah istimewa dari Allah SWT yang tidak diberikan kepada semua orang.
“Allah menganugerahkan rezeki kepada seluruh manusia, namun tidak semuanya diberikan iman. Alhamdulillah hari ini saudara diselamatkan oleh Allah dan diberi jalan yang lurus kepada agama-Nya,” tuturnya.
Kiai Rofiq turut berpesan, agar Cho Youngho terus mempelajari ajaran Islam secara bertahap, terutama dalam menjalankan kewajiban shalat lima waktu. Menurutnya, istiqamah dalam beribadah akan membawa keberkahan dalam kehidupan.
“Setelah ini, mari sedikit demi sedikit belajar syariat Islam dan menjalankan shalat lima waktu. Insyaallah, dengan itu, keberkahan hidup akan senantiasa menyertai,” tambah Kiai Rofiq.
Cho Youngho yang sehari-hari bekerja di industri perakitan mobil, mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada Islam berawal dari rasa nyaman dan ketenangan saat mempelajari ajaran agama Islam. Sebelum memeluk Islam, ia diketahui tidak menganut agama tertentu.
“Saya tertarik mempelajari Islam karena merasa tenang dan nyaman ketika mendalami ajaran Islam,” ungkap Cho Youngho.
Ia juga mengaku terharu dan bahagia setelah resmi menjadi seorang muslim, dan berharap dapat terus menjaga semangat untuk belajar dan menjalankan ajaran Islam dengan baik.
“Setelah mengucapkan syahadat, saya merasa terharu dan bahagia. Saya berharap bisa terus belajar dan menjaga semangat dalam mempelajari Islam,” ujarnya. (Youn/rilis).
