Permudah Pengawasan dan Pembelajaran Siswa, UPT SMPN 1 Gresik Sosialisasi Program Sekolah dan Kenalkan Sistem Digital Sibestie
![]() |
| Kegiatan sosialisasi dan penyambutan wali murid oleh Kepala UPT SMPN 1 Gresik, Beri Avita Prasetiya, bersama Kepala Komite, Rabu, 22 Juli 2026. |
GRESIKNEWS.ID – Sekolah UPT Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Gresik mengundang wali murid untuk Sosialisasi Program Sekolah, Rabu, 22 Juli 2026. Agenda tersebut untuk menyambut wali murid dan sosialisasi tentang sistem pembelajaran bersama dalam mengawasi anak-anak agar fokus belajar dan mengembangkan prestasi.
Kepala UPT SMPN 1 Gresik, Beri Avita Prasetiya, mengatakan, sosialisasi ini sesuai dengan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2012.
Selain itu, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan menyampaikan kepada para wali murid baru, bahwa sekarang menjadi sebagai bagian dari keluarga besar UPT SMPN 1 Gresik.
Dalam acara tersebut, ikut hadir jajaran pengurus komite, Wakil Kepala (Waka) Kesiswaan serta Waka Kurikulum, memperkenalkan jajaran guru dan wali kelas.
"Tujuan utama dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk membangun kesepahaman, transparansi, serta sinergi yang kuat antara pihak sekolah dan wali murid, sehingga proses pembelajaran serta pembentukan karakter siswa dapat berjalan dengan baik dan lancar," kata Beri kepada wartawan.
Beri juga menyampaikan apresiasi dan selamat kepada para orang tua, putra-putri yang lolos seleksi masuk di UPT SMPN 1 Gresik, setelah menyisihkan sebanyak 1.784 pendaftar pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026/2027.
Dalam kesempatan tersebut, Beri juga mengenalkan profil prestasi alumni yang sangat membanggakan. Di mana, sebanyak 76 persen lulusan SMPN 1 Gresik berhasil diterima di SMA Negeri. Rinciannya, 146 siswa diterima di SMAN 1 Gresik, sementara sisanya tersebar di sekolah favorit lain, seperti SMA Negeri 1 Manyar dan SMA Negeri 1 Kebomas.
"Filosofi pendidikan kami, mengacu pada pemikiran Ki Hajar Dewantara, yakni menuntun anak sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zaman, untuk mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya. Kami berkomitmen untuk terus membina, membimbing, dan mendidik seluruh siswa," kata Beri.
Sebagai langkah awal, sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) efektif dimulai, UPT SMPN 1 Gresik memfasilitasi psikotes tes siswa, untuk mengukur kesehatan mental serta memetakan karakter siswa. Hasil psikotes dibagikan langsung kepada wali murid, agar guru dan orang tua dapat memahami gaya belajar, kelebihan, serta kekurangan tiap anak secara presisi.
"Langkah ini sejalan dengan visi sekolah: Unggul dalam Prestasi, Adaptif dan Berwawasan Global yang Dilandasi Iman dan Taqwa, serta menjunjung tinggi nilai moderasi beragama dalam bingkai NKRI," katanya.
Selain memaparkan jadwal pelajaran, pihak sekolah turut memperkenalkan beragam kegiatan ekstrakurikuler. Siswa diperbolehkan memilih maksimal dua ekstrakurikuler di luar kegiatan wajib Pramuka yang digelar sebulan sekali. Pembentukan karakter siswa juga diperkokoh melalui program-program keagamaan rutin.
Sedangkan dalam transparansi pengelolaan sekolah, disampaikan pula hak-hak wali murid serta sosialisasi petunjuk teknis penggunaan dan larangan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Daerah dan Bos Nasional, agar tata kelola anggaran berjalan terbuka dan akuntabel.
Sedangkan untuk mempermudah wali murid mengetahui kegiatan belajar siswa, UPT SMPN 1 Gresik memperkenalkan platform digital unggulan bernama Sibestie. Inovasi ini menghadirkan kemudahan akses informasi secara real-time bagi orang tua yang bisa didownload di play store maupun di iOS.
"Dengan Sibestie, wali murid bisa memantau laporan perkembangan siswa meliputi absensi harian, progres pembelajaran tahfidz, dan catatan prestasi siswa. Selain itu juga layanan interaktif kanal aduan siswa/wali murid serta fasilitas konsultasi online dengan Bimbingan Konseling (BK)," kata Beri.
Sibestie juga memiliki fitur finansial dan edukasi dengan pemantauan e-tabungan secara langsung real-time serta akses ke perpustakaan sekolah.
Rangkaian acara sosialisasi ditutup dengan peninjauan ruang kelas baru dan anjuran pembentukan paguyuban kelas bagi para wali murid guna mempererat komunikasi dan kolaborasi pembelajaran di tingkat kelas.
Salah satu wali murid yaitu Ayu Shofia mengatakan, fungsi Sibestie sangat membantu orang tua dalam pengawasan orang terhadap anak. Sebab, dilengkapi dengan informasi yang dapat langsung dari sekolah.
"Dengan aplikasi Sibestie, wali murid dapat mudah memantau proses belajar anak. Sehingga, perkembangan anak dapat dipantau dan dikoordinasikan dengan guru serta siswa," kata Shofia. (Youn).
