Suara Hati dari Reruntuhan: D’MADAZ Rilis Single 'Seandainya', Sebuah Ode Rock untuk Pejuang Single Parent

 

Foto ilustrasi : Ciptaan Sunarko SE melahirkan sebuah karya emosional bertajuk 'Seandainya', yang dibawakan dengan penuh energi oleh grup band D’MADAZ, 


GRESIKNEWS.ID – Di balik hingar-bingar panggung musik, sering kali tersimpan keresahan sosial yang mendalam. Berawal dari keprihatinan terhadap nasib anak-anak korban perpisahan keluarga (broken home), seniman Sunarko SE melahirkan sebuah karya emosional bertajuk 'Seandainya', yang dibawakan dengan penuh energi oleh grup band D’MADAZ.


Bukan Sekadar Rock, Tapi Potret Realita

'Seandainya' bukanlah tembang rock biasa; ini adalah sebuah potret nyata tentang ketegaran di tengah reruntuhan hubungan. Lagu ini adalah mesin waktu yang membawa kita kembali ke era emas rock 90-an, era di mana lirik jujur bertemu dengan raungan gitar yang mengiris hati. 


Namun, di balik raungan gitar yang mengiris hati, terdapat narasi yang sangat relevan: perjuangan seorang orang tua tunggal (single parent).


Di Balik Distorsi 'Seandainya'

Bayangkan suatu sore di sebuah ruang tamu yang sepi, di mana suara tawa anak kecil menjadi satu-satunya pelipur lara di atas tumpukan tagihan dan kenangan pahit.

Lagu ini bercerita tentang momen transisi yang menyakitkan: saat kata 'kita' terbelah menjadi 'aku', dan seseorang harus menjadi pahlawan sendirian bagi buah hatinya setelah badai perpisahan melanda.


Mengapa 'Seandainya' Begitu Menggetarkan?

• Vokal yang Mentah & Powerful: Sang vokalis menyalurkan rasa frustrasi sekaligus harapan melalui tarikan suara yang powerful, mengingatkan kita pada kejayaan musik grunge atau slow rock dekade 90-an.


• Lirik yang 'Bicara': 'Seandainya' bukan sekadar kata-kata puitis, melainkan cerminan dari pengandaian yang sering menghantui pikiran setiap orang yang gagal dalam hubungan: "Seandainya semua tak harus berakhir begini."


• Energi yang Membebaskan: Meski bertema sedih, balutan musik rock memberikan kesan bahwa menjadi single parent bukanlah tentang kekalahan, melainkan tentang kekuatan untuk terus berdiri.


"Lagu ini saya dedikasikan untuk mereka yang tetap memilih berjuang meski separuh jiwanya telah pergi. Untuk mereka yang terpaksa menjadi ayah sekaligus ibu dalam satu waktu," ujar Sunarko SE, sang pencipta lagu, dalam rilisnya, Kamis, 23 April 2026.


Sudah Tersedia di Seluruh Jagat Digital

"Seandainya" bukan hanya untuk didengarkan, tapi untuk dirasakan sebagai pelukan bagi mereka yang sedang berjuang sendirian. Pastikan Anda merasakannya sekarang!

Data Lagu:

Judul: Seandainya

Artis: D'MADAZ

Cipta: Sunarko SE

Publisher: PT. Pragita Prabawa Pustaka

Platform: Spotify, YouTube Music, Meta, TikTok, dan layanan streaming musik digital lainnya. (Youn) 

Next Post Previous Post
Advertorial
Mulai Trading & Investasi Bersama Headway
Daftar gratis · Akun demo tersedia · Regulated broker
Daftar Sekarang
AI Trading Platform
JDA.my.id — Solusi Trading Nyaman dengan AI
Analisis cerdas · Sinyal otomatis · Hanya untuk trader serius
Cek Portofolio