Ciptakan Generasi Muda Berkualitas, Pemkab Gresik Gelar Grand Final Duta Genre 2026

 

Foto dok Kominfo Gresik : Kegiatan Grand Final Apresiasi Duta Generasi Berencana (Genre) Tahun 2026 di Gedung GNI Gresik, Minggu, 12 April 2026.



GRESIKNEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar Grand Final Apresiasi Duta Generasi Berencana (Genre) Tahun 2026. Kegiatan tersebut sebagai komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda. 


Grand Final diikuti 20 finalis terbaik yang telah melalui proses seleksi ketat dari total 109 pendaftar. Para finalis diharapkan mampu menjadi agen perubahan (agent of change) dan teladan bagi generasi muda di Kabupaten Gresik.


Ketua TP PKK Kabupaten Gresik sekaligus Bunda Genre, Nurul Haromaini, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.


Ia menekankan pentingnya peran remaja dalam menyikapi arus informasi di era digital secara bijak. “Duta Genre diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan generasi muda, serta menjadi motivator bagi teman sebayanya,” tuturnya.


Sementara Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, mengatakan, pembangunan Daerah tidak hanya difokuskan pada aspek infrastruktur, tetapi juga pembangunan manusia sebagai fondasi utama kemajuan daerah.


Oleh karena itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya strategis Pemerintah Daerah dalam membentuk remaja yang sehat, berkarakter, serta memiliki daya saing di tengah dinamika perkembangan zaman.


“Generasi muda merupakan investasi strategis bagi masa depan Pemerintah. Oleh karena itu, perlu dipersiapkan menjadi generasi yang berkualitas, berdaya saing, serta mampu menjaga diri dari berbagai perilaku berisiko,” kata Wabup Alif, dalam rilis Diskominfo Gresik, Minggu, 12 April 2026.


Lebih lanjut Wabup Alif menambahkan, Pemerintah Kabupaten Gresik masih menghadapi sejumlah tantangan dalam pembangunan generasi muda, antara lain tingginya risiko perkawinan usia dini, pergaulan berisiko, dampak negatif perkembangan digital, serta isu kesehatan mental remaja.


Berdasarkan data, angka dispensasi pernikahan di Kabupaten Gresik menunjukkan tren penurunan dalam tiga tahun terakhir, yakni dari 211 kasus pada 2023, menjadi 193 kasus pada 2024, dan kembali menurun menjadi 176 kasus pada 2025. 


Penurunan tersebut didukung oleh kebijakan Peraturan Bupati Gresik Nomor 23 Tahun 2025 tentang Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Anak.


Namun demikian, kasus perlindungan anak pada tahun 2025 masih tercatat sebanyak 638 kasus, dengan 321 kasus melibatkan anak. Sementara itu, prevalensi stunting pada tahun 2024 berada pada angka 15,2 persen, menurun dari 15,4 persen pada tahun sebelumnya.


"Dalam rangka menjawab berbagai tantangan tersebut, Pemkab Gresik terus memperkuat sinergi lintas sektor melalui program-program pembinaan remaja, di antaranya edukasi kesehatan reproduksi, pengembangan sekolah ramah anak, serta penguatan peran keluarga melalui program Bina Keluarga Remaja (BKR)," katanya. 


Begitu juga disampaikan Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik, dr. Titik Ernawati, menambahkan, bahwa Duta Genre merupakan bagian dari implementasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).


“Duta Genre berperan sebagai edukator, konselor, dan influencer dalam mensosialisasikan program kepada masyarakat, khususnya remaja,” kata dr. Titik Ernawati.


Menurut dr. Titik Ernawati, Program Genre sendiri berfokus pada Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR), meliputi pencegahan perkawinan usia dini, pergaulan berisiko, serta penyalahgunaan narkoba.


Adapun dewan juri pada ajang ini terdiri dari Haidar Iskandar, drg. Hilmy Irsyadi Hanif, dan Asti Candrasasi yang merupakan psikolog dari Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik.


Pada Grand Final Duta Genre Kabupaten Gresik Tahun 2026, pasangan Serry Satya dan Chandra Ari berhasil meraih Juara I. Juara II diraih oleh Shesa Nayla dan Raditya Moreno, serta Juara III diraih oleh Fahri Zaidan dan Syirilla syila. 


Selain itu, penghargaan Juara Favorit diberikan kepada Alexandria Azzahra dan Billy Ardo, Juara Advokasi diraih oleh Adi Bachtiar dan Siti Aisyah, serta Juara Berbakat diraih oleh Vito Dwi dan Inggrit Sally.


"Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Gresik berharap dapat terus mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, sehat, dan berkarakter dalam rangka mewujudkan visi pembangunan daerah serta menyongsong Indonesia Emas," katanya. (Youn). 

Previous Post
Advertorial
Mulai Trading & Investasi Bersama Headway
Daftar gratis · Akun demo tersedia · Regulated broker
Daftar Sekarang
AI Trading Platform
JDA.my.id — Solusi Trading Nyaman dengan AI
Analisis cerdas · Sinyal otomatis · Hanya untuk trader serius
Cek Portofolio